LESSON STUDY

RAMBU-RAMBU

PELAKSANAAN LESSON STUDY

 

< DOWNLOAD ARTIKEL >

A.  Apakah Lesson Study itu?

                Lesson study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegalitas dan mutual learning untuk membangun learning community.

      Lesson study merupakan kegiatan pembelajaran dari sejumlah guru dan pakar pembelajaran yang mencakup suatu kegiatan : perencanaan (plan), implementasi pembelajaran (do) dan observasi serta reflectsi (see) terhadap perencanaan dan implementasi pembelajaran.

 

1.   Tahap perencanaan

      Kegiatan-kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah

1)      Identifikasi masalah yang ada di kelas yang akan digunakan untuk kegiatan lesson study. Dari hasil identifikasi didiskusikan (dalam kelompok leeson study) tentang pemilihan materu, metode dan media yang sesuai.

2)      Perencanaan alternative pemecahannya

Dari hasil identifikasi masalah dan diskusi perencanaan pemecahannya selanjutnya disusun perangkat pembelajaran yang terdiri atas :

§         Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

§         Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

§         Media atau lat peraga pembelajaran

§         Instrumen penilaian proses dan hasil pembelajaran

§         Lembar observasi pembelajaran

Perangkat yang telah disusun oleh guru (boleh beberapa) perlu dikonsultasikan/diseminarkan dengan para guru dan pakar dalam kelompoknya untuk disempurnakan.         

2.   Tahap implementasi dan Observasi

      Pada tahap ini guru yang telah dituntuk oleh kelompokonya mengimplementasikan RPP di kelas. Pakar dan guru lain mengobservasi dengan menggunakan lembar observasi yang telah disiapkan dan perngkat lain yang diperlukan.

      Kegiatan yang diobservasi biasanya tentang : tingkah laku/kejadian-kejadian khusus kepada siswa atau kelompok siswa selama pelaksanaan pembelajaran.

      Hal-hal yang perlu dilakukan oleh observer sebagai berikut.

§         Mencatat komentar atau diskusi yang dilakukan siswa dan menuliskan nama atau posisi tempat duduk siswa

§         Membuat catatan tentang situasi ketyika siswa melakukan kerjasama atau memilih untuk tidak melakukan kerjasama.

§         Mencari contoh-contoh terjadinya proses konstruksdi pemahaman melalui diskusi dan aktivitas belajar yang dilakukan dikelas

§         Mencatat variasi metode penyelesaian masalah dari siswa secara individual atau kelompok, termasuk strategi penyelesaian yang salah.

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan mengenai aktivitas siswa selama pengamatan adalah: apakah tujuan pembelajaran sudah jelas, apakah aktivitas yang dikembangkan berkonstribusi secara efektif pada pemecahan masalah; apakah langkah-langkah pembelajaran berkaitan; apakah hands on atau teaching material mendukung ; apakah diskusi kelas membantu pelaksanaan siswa; apakah materi ajar sesuai dengan tingkat pemahaman siswa; apakah siswa mengguankan pengetahuann awalnya; apakah pertanyaan-pertanyaan mendoroing dan memfasilitasi cara berpikir siswa; apakah gagasan siswa dihargai; apakah kesimpulan akhir yang diajukan berdasarkan pendapat siswa; apakah kesimpulan yang diajukan memberi penguatan kepada siswa selama pembelajaran.

 

3.   Tahap refleksi

      Kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah :

      Memberi kesempatan kepada guru untuk menyatakan kesan-kesannya selama melaksanakan pembelajaran, baik terhadap dirinya maupun siswa.

      Guru dan pakar menyampaikan hasil analisis  data

      Guru memberikan tanggapan balik atau komentar para observer.          

      Mempertimbangkan kembali rencana pelaksanaan pembelajaran, apakah RPP telah sesuai dan dapat meningkatkan performance keaktifan siswa.

 

B.  Mengapa perlu Lesson Study

      Ada dua alasan mengapa Lesson Study dipilih dan diimplementasikan, sebagai berikut.

1.   Lesson study merupakan suatu cara efektif yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang dilakukan guru dan aktivitas belajar siswa.

      Hal ini dikarenakan: (1) pengembangan lesson study dilakukan dann didasarkan pada hasil “sharing pengetahuan professional ; (2) penekanan yang mendasar dari lesson study adalah agar  siswa memiliki kualitas belajar tinggi; (3) tujuuan pembelajaran dijadikan focus dan titik perhatian utama dalam pembelajaran di kelas; (4) Secara riil, lesson study mampu menjadi landasan bagi pengembangan pembelajaran; dan (5) lesson study menempatkan peran guru sebagai peneliti pembelajaran.

2.   Lesson study didesain dengan  baik akan menghasilkan guru yang professional dan inovatif. Dengan melakukan lesson study para guru dapat; (1) menetukan tujuan pembelajaran yang cocok  dengan kebutuhan siswa; (2) mengkaji dan meningkatkan pembelajaran yang bermanfaat bagi siswa; (3) memperdalam pengetahuan tentang materi pelajaran yang disajikan guru; (4) menetukan tujuan jangka panjang siswa; (5) merencakan pelajaran secara kolaboratif; (6) menkaji secara teliti proses pembelajaran dan perilaku siswa; (7) mengembangkan pengetahuan pembelajaran yang andal; (8) melakukan refleksi terhadap pembelajaran.

 

Beberapa manfaat dari lesson study, antara lain:

  1. mengurangi keterasingan guru dari komunitasnya dalam perencanaan, pelaksanaan pembelajaran dan perbaikannya.
  2. membantu guru untuk mengobservasi dan mengkritisi pembelajarannya.
  3. memperdalam pemahaman guru tentang materi pelajaran, cakupan dan urutannya.
  4. membantu guru dalam peninhgkatan yang memfokuskan pada seluruh aktivitas belajar siswa.
  5. meningkatkan kolaborasi antar sesame guru dalam pembelajaran.
  6. meningkatkan mutu guru dan mutu pembelajarann
  7. memberi kesempatan kepada guru untuk membuat makna ide-ide pendidikan dalam praktek pembelajarannya.
  8. mempermudah guru berkonsultasi kepada pakar dalam hal pembelajaran atau kesulitan materi pelajaran
  9. memperbaiki praktek pembelajaran di kelas.
  10. meningkatkan keterampilan menulis karya tulis ilmiah atau buku ajar.

 

Alasan yuridis pelaksanaan Lesson Study adalah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 20, 32 dan 34. Dan Peraturan pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 19.

 

C.  Bagaimana Lesson Study dilaksanakan ?

      Ada enam tahapan implementasi Lesson Study di sekolah, sebagai berikut.

Tahap 1 : Membentuk kelompok lesson study, yaitu

o       Merekrut anggota kelompok

o       Men yusun komitmen bersama, me nyusun jadwal pertemuan dan menyepakati aturan kelompok     

Tahap 2 :  Memfokuskan lesson study, yaitu penentuan       tema lesson study, dalam hal ini perlu diperhatikan:

                Bagaimana kualitas actual para siswa saat sekarang?

                Apa kualitas ideal para siswa yang diinginkan di masa mendatang?

                Adakah kesenjangan antara kualitas ideal dan kualitas actual para iswa yang menjadi sasaran lesson study?

Tahap 3 :  Merencanakan pembelajaran

                Pertanyaan-pertanyaan berikut dapat membantu /memandu dalam penyusunan rencana pembelajaran.

o   Apa yang saat ini dipahami oleh siswa tentang topic?

o   Kompetensi apa yang diinginkan dari siswa?

o   Rentetan pertanyaan dan pengalaman apa yang akan mendorong siswa berpindah dari pengetahuan awal ke pemahaman yang diinginkan?

o   Bagaimana siswa menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut?

o   Apa yang akan membuat pembelajaran ini mampu memotivasi dan bermakna bagi siswa?

o   Catatan/data apa yang perlu dibuat oleh observer tentang bagaiaman siswa belajar, motivasi belajaranya, dan perilaku siswa selama pembelajaran

Tahap 4 :  Melaksanakan pembelajaran di kelas dan mengamatinya (observasi)

§     Guru yang ditunjuk mengimplementasikan RPP

§     Guru lain dan pakar sebagai observer mengamati.

§     Dokukmentasi proses pembelajaran

Tahap 5 :  Mendiskusikan dan menganalisis pembelajaran yang telah dilaksanakan.

o   Dalam tahap ini, sorang guru senior atau kepala sekolah sebagai moderator yang memimpin jalanya diskusi tentang:

o   Refleksi dari guru pelaksanan pembelajaran

o   Masukan dari observer dari hasil pengamatan

o   Tanggapan balik dari guru pelaksana atau komentar/masukan dari observer

o   Tanggapan dan saran dari ahli/pakar

Tahap 6 :  Merefleksikan pembelajaran dan merencanakan tahap selanjutnya

                Pertanyaan-pertanyaan yang dapat membantu dalam merefleksi, yaitu:

o   Apa yang berguna atau nilai tambah apa tentang pelaksanaan lesson study yang telah dilaksanakan?

o   Apakah lesson study merupakan suatu cara untuk meningkatkan kualitas praktek pembelajaran sehari-hari?

o   Apakah lesson study membatu mengembangkan pengetahuan kita tentang materi pelajaran?

o   Apakah pelaksanaan lesson study menarik bagi kiota dalam meninghkatkan keprofesionalan guru?

o   Apakah pelaksanaan lesson study yang dilakukan secara kolaboratif merupakan suatu kerja yang produktif?

o   Apakah semua anggota merasa terlibat dan berguna?

o   Apakah pihak yang bukan peserta kelompok memperoleh infermasi atau manfaat dari hasil pelaksanaan kegiatan lesson study

 

 

Artikel lengkap silakan DOWNLOAD DI SINI

 

2 responses to this post.

  1. salam, gmn kabarnya…wah blognya hidup banget… OL trus ya…??
    malah masuk di bidang pendidikan juga… good of chang

    Reply

  2. Posted by UDIN on November 8, 2008 at 1:50 pm

    Do’ain aja mas. semoga jalan terus dan dapat bermanfaat bagi dunia Kampus….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: