PENDEKATAN OPEN-ENDED

PENDEKATAN OPEN-ENDED

Download file di sini [ Ziddu ] [ 4Shared ]

Problem yang diformulasikan memiliki multi jawaban yang benar disebut problem tak lengkap atau problem terbuka atau problem open-ended (Suryadi, 2005: 64). Penerapan problem open-ended dalam pembelajaran adalah untuk mengembangkan metode, cara, pendekatan yang berbeda ketika menjawab suatu permasalahan, dan bukan hanya berorientasi kepada hasil akhir.
Pembelajaran dengan pendekatan open-ended dimulai dengan memberikan problem terbuka kepada siswa. Mereka diminta untuk mengembangkan metode, cara yang berbeda-beda dalam upaya memperolah jawaban yang benar. Dari hasil jawaban siswa tersebut didiskusikan adanya berbagai kemungkinan cara menjawab dan berbagai hasil akhir yang mungkin berbeda. Penyampaian jawaban siswa ini penting guna memberikan kepercayaan kepada siswa bahwa cara mengerjakan suatu masalah maupun jawaban akhir yang benar tidak selalu sama.
Kegiatan ini diharapkan pula dapat membawa siswa untuk menjawab permasalahan dengan banyak cara, sehingga mengundang potensi intelektual dan pengalaman siswa dalam proses menemukan sesuatu yang baru. Dengan demikian maka proses pembelajaran akan mengembangkan kemampuan berpikir kreatif serta kemampuan pemecahan masalah siswa. Hal ini sejalan dengan yang dikemukakan Sullivan (2001, 57), bahwa open-ended dapat memberikan dorongan kepada siswa untuk menghadapi tantangan, mengembangkan kreativitas, dan memberikan kontribusi terhadap pemahaman konsep pada siswa. Selanjutnya Sullivan mengajukan tiga pendekatan dalam melaksanakan open-ended yaitu, terbuka dalam bertanya, terbuka dalam strategi, dan terbuka dalam menangani masalah pribadi siswa dalam menyelesaikan tugas.
Terbuka dalam bertanya dimaksudkan bahwa pertanyaan yang diajukan kepada siswa sifatnya terbuka atau mempunyai multi jawaban, terbuka dalam strategi berarti bahwa pertanyaan yang diajukan memiliki banyak cara untuk menyelesaikannya, sedangkan terbuka dalam menangani masalah pribadi siswa berarti dalam menghadapi berbagai kemungkinan dalam menyelesaikan masalah, guru dapat membantu siswa dengan mengajak siswa untuk menggunakan pemikiran mereka dalam melaksanakan penyelesaian tugas tersebut.
Pada penelitian ini, pendekatan pembelajaran open-ended ini digunakan ketika mahasiswa diberi masalah dengan banyak cara dan/atau jawabannya tidak tunggal. Bentuk seperti ini banyak terjadi pada permasalahan Program Linear, yang mempunyai sifat terbuka dalam bertanya, strategi maupun dalam menangani masalah pribadi mahasiswa.

Download file di sini [ Ziddu ] [ 4Shared ]

2 responses to this post.

  1. Posted by bintank on May 21, 2009 at 9:39 am

    soree…
    aq mau tanya nih..open-ended itu merupakan pendekatan or model pembelajaran sih??mohon di jelaskan..
    tolong jawaban secepatnya ya..karena aq butuh bgt dg informasi ini..makasiiih

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: