APLIKASI ANAVA CAMPURAN UNTUK DESAIN EKSPERIMEN PRE-POST TEST DESIGN

APLIKASI ANAVA CAMPURAN UNTUK
DESAIN EKSPERIMEN PRE-POST TEST DESIGN

DOWNLOAD MAKALAH LENGKAP

Banyak sekali mahasiswa yang bertanya kepada saya mengenai prosedur menganalisis hasil eksperimen
dengan desain pre-post tes. Hal ini mengusik saya untuk menuliskan prosedur operasional menganalisis
hasil eksperimen tersebut melalui SPSS. Teknik analisis eksperimen dengan desain ini terbagi menjadi dua,
antara lain menggunakan skor perolehan (gain score) dan anava campuran (mixed design). Dalam artikel
ini berisi cara kedua, yaitu analisis dengan anava campuran yang sebenarnya lebih direkomendasikan
dibanding memakai gain score.
Analisis yang kita jalankan ini adalah Anava Mixed Design. Dinamakan Mixed Design (campuran) karena di
dalamnya memadukan dua sub analisis yaitu Within Subject Test dan Between Subject Test. Within
Subject Test adalah pengujian perbedaan skor dalam satu kelompok (pre vs pos) dan Between Subject Test
adalah pengujian perbedaan skor antar kelompok (eksperimen vs kontrol). Karena masing-masing sub tes
tersebut terdiri dari 2 faktor, waktu pengukuran memuat 2 faktor (pre vs pos) dan kondisi pengukuran
memuat 2 faktor (eksperimen vs kontrol), maka anava yang kita lakukan juga dinamakan Anava Campuran
2×2.
A. KASUS
Seorang peneliti hendak menguji efek Pelatihan EQ untuk meningkatkan
kemandirian pada anak. Metode yang dipakai adalah kuasi eksperimen dengan
desain pre dan post test. Sebelum dikenakan perlakuan kedua kelompok
(kelompok eksperimen dan kontrol) dikenakan pre-test, dan setelah perlakuan
kedua kelompok dikenakan post-test. Hasil yang didapat dari pengukuran
tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Group 1 adalah kelompok
eksperimen dan group 2 adalah kelompok kontrol.
Hipotesis yang diajukan adalah Pelatihan EQ efektif dalam meningkatkan
kemandirian pada anak yang terlihat dari perbedaan skor kemandirian yang
signifikan antara skor pre dan pos pada Kelompok Eksperimen pelatihan dan
Kelompok Kontrol dan sebaliknya tidak didapatkan perbedaan skor kemandirian
yang signifikan antara skor pre dan pos pada Kelompok Kontrol.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: